Hal Yang Perlud di Cek Sebelum Investasi di Crowdfunding

Equity crowdfunding hadir sebagai salah satu instrumen alternatif untuk mengajak masyarakat Indonesia ikut andil dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Selain itu, Equity Crowdfunding juga memperluas kriteria Penerbit (issuer), yang sebelumnya adalah badan hukum berbentuk PT sekarang boleh berbadan hukum, seperti koperasi. Maupun yang tidak berbadan hukum, seperti Firma, Persekutuan Perdata atau Persekutuan Komanditer.

Crowdfunding sendiri adalah teknik pendanaan untuk proyek atau unit usaha yang melibatkan masyarakat secara luas. Konsep crowdfunding pertama kali dicetuskan di Amerika Serikat pada tahun 2003 dengan diluncurkannya sebuah situs bernama Artistshare. Dalam situs tersebut, para musisi berusaha mencari dana dari para penggemarnya agar bisa memproduksi sebuah karya.



2 Hal yang Perlu di Cek Sebelum Investasi di Crowdfunding

1.       Memilih Equity Crowdfunding yang legal

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum berinvestasi dalam sistem Equity Crowdfunding adalah memastikan perusahaan tersebut legal. Hal ini perlu dilakukan supaya dapat terhindar dari penipuan perusahaan investasi bodong.

Anda bisa melakukan riset kecil dengan mencari tahu apakah perusahaan Equity crowdfunding Indonesia yang Anda pilih sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika perusahaan tersebut sudah terdaftar, maka perusahaan tersebut aman.

Otoritas Jasa Keuangan memiliki aturan khusus mengenai perusahaan fintech Equity Crowdfunding yang tercatat dalam POJK Nomor 37 Tahun 2018. Penyelenggara Equity Crowdfunding yang legal dan resmi akan memiliki integritas dan mematuhi regulasi tersebut.

Di Indonesia, crowdfunding masih belum terlalu populer, namun memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi instrumen pengumpulan dana investasi. Penggunaanya relatif mudah serta sudah berbasis internet sehingga dapat diakses setiap orang.

Pada dasarnya equity crowdfunding hampir sama dengan investasi pasar modal, ada Penerbit, Penyelenggara Layanan Urun Dana, dan Pemodal. Perbedaannya, pada equity crowdfunding penawaran saham dilakukan oleh penerbit untuk menjual saham secara langsung kepada pemodal melalui sistem elektronik secara online, lalu yang diberikan kucuran dana atau selanjutnya disebut Penerbit adalah badan hukum Indonesia berbentuk Perseroan Terbatas dengan jumlah modal disetor tidak lebih dari Rp30 Miliar.

2.       Melakukan pengecekan proposal proyeksi analisis bisnis 

Rencana bisnis merupakan hal yang sangat penting sebelum menjalankan usaha bisnisnya dengan baik. Rencana bisnis tersebut berisi langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan agar ide bisa direalisasikan menjadi sebuah bisnis yang sukses.  

Pentingnya rencana bisnis tersebut pastinya membuat penyelenggara pengumpulan dana seperti Equity Crowdfunding melakukan pengecekan proposal proyeksi analisis bisnis. Dilakukan pengecekan proposal proyeksi analisa bisnis itu untuk melakukan uji kelayakan bisnis sebelum dilakukan kampanye bisnis.

Dalam melakukan pengecekan proposal proyeksi analisa bisnis meliputi berbagai hal seperti pengecekan historical bisnis atau analisis data pada bisnis tersebut, mulai dari historical laporan keuangan, rekening koran 6 bulan terakhir dan perencanaan serta pengelolaan bisnis yang akan dilakukan. 

Perlu dilakukan analisa bisnis yang meliputi berbagai hal seperti perencanaan keuangan. Hal ini akan membuat pelaku bisnis untuk berpikir tentang masa depan dan menyusun proyeksi keuntungan serta kerugian bisnis yang meliputi proses pengembangan model keuangan perusahaan, menjelaskan perencanaan yang berbeda di masa mendatang dari kemungkinan terbaik sampai yang terburuk. penggunaan analisa bisnis ini akan membuat analisis lebih mengevaluasi implikasi dari perencanaan yang lebih strategis.

 

Share:

Ingin Mengirim Uang ke Luar Negeri? Perhatikan Ini Dulu!

Tidak hanya sebatas transaksi domestik, tetapi juga transaksi keuangan antar negara. Inilah yang membuat peredaran uang berjalan begitu cepat.

Apalagi saat ini masyarakat dimudahkan dengan berbagai penyedia jasa pengiriman uang di luar negeri. Sebut saja Western Union, layanan transfer uang internasional dan domestik paling terkenal di dunia.

Nah, sebelum kamu Kirim paket ke taiwan, perhatikan hal berikut.

Rekam jejak pengiriman uang harus jelas

Pengiriman uang internasional melibatkan beberapa pihak, seperti bank dan pihak pengiriman uang. Apalagi jika ingin mengirim uang dalam jumlah besar hingga ratusan bahkan milyaran rupiah. Biasanya kedua belah pihak akan menolak pengiriman jika asal dan tujuannya tidak jelas.

Misalnya, jika Anda seorang pengusaha dan berdomisili di Jakarta, maka Anda ingin mengirim Rp. 10 juta untuk mitra bisnis. Keesokan harinya, Anda melakukan kiriman lagi dengan jumlah yang sangat besar yaitu Rp 15 Miliar.

Selisih nominal yang terlalu jauh tentu menimbulkan kecurigaan dari pengiriman uang tersebut. Demi keamanan Anda, Anda akan ditanyai beberapa pertanyaan oleh bagian pengiriman uang mengenai asal uang dan tujuan pengirimannya.

Pengawasan ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencucian uang. Oleh karena itu, sebelum mengirim uang ke luar negeri, pastikan Anda benar-benar mengetahui tujuan dan asal uang tersebut.

Perhatikan biaya pengiriman uang ke luar negeri

Pengiriman uang dari Indonesia ke luar negeri tidak dibatasi jumlahnya. Sebab, Indonesia masih menganut sistem devisa bebas. Makanya, kamu bisa kirim uang ke luar negeri dengan nominal hingga milyaran rupiah. Meski begitu, Anda juga harus memperhatikan berapa besar biaya pengirimannya.

Tentu saja pengiriman uang ke luar negeri tidaklah gratis karena ada biaya pengiriman yang masih harus Anda tanggung. Biayanya tidak murah, tergantung jumlah uang yang Anda transfer ke luar negeri. Terkadang biaya dihitung sebagai persentase atau biaya tetap.

Mungkin ini terdengar sepele, namun jika Anda mengirimkannya dalam jumlah banyak dan berulang-ulang tentu akan berpengaruh pada biaya pengeluaran. Oleh karena itu, sebelum mengirim uang ke luar negeri, usahakan untuk mencari penyedia jasa pengiriman yang memberikan biaya pengiriman lebih murah.


Share:

Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Kita Tiru

Ingin sukses dengan cepat? Anda bisa meniru beberapa kebiasaan orang sukses berikut ini. Seperti diketahui, sukses merupakan topik yang selalu hangat dan asyik untuk dibicarakan. Bukan hanya karena penghasilannya yang besar tapi juga soal gaya hidup atau kebiasaan yang cenderung berbeda jika dibandingkan orang pada umumnya.

Berbicara tentang sukses tentunya kita sudah mengetahui bahwa di luar sana banyak sekali orang yang mencapai impiannya dengan menerapkan kebiasaan tertentu. Nah, jika ingin meraih kesuksesan yang sama, tidak ada salahnya jika Anda meniru dan menerapkan kebiasaan orang-orang tersebut. Lalu, apa saja kebiasaan atau gaya hidup yang sering dilakukan orang sukses? Simak ulasannya berikut ini.

Simak kebiasaan orang sukses yang patut Anda tiru

Meski terdengar sepele, ternyata menerapkan kebiasaan baik dalam kehidupan kita juga akan berdampak positif bagi diri kita sendiri. Maka tidak heran jika banyak orang yang sukses dalam hidupnya menerapkan beberapa kebiasaan pada dirinya sendiri. Lantas, apa saja kebiasaan tersebut? Berikut ringkasannya.

Miliki Target Harian

Kebiasaan pertama orang sukses yang wajib Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah memiliki target harian. Anda tahu, orang sukses tidak memikirkan berapa lama mereka bekerja dan waktu istirahat atau istirahat. Hampir setiap hari sebelum memulai aktivitas, orang-orang sukses akan banyak berpikir tentang bagaimana membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih produktif.

Jadi, bisa dikatakan semua kegiatan atau kegiatan yang dia lakukan saat ini sudah diatur sedemikian detail sehingga tinggal menyesuaikan saja. Perlu diingat, ternyata Anda harus membuat target harian agar bisa termotivasi untuk bekerja. Memiliki target harian ini akan membuat Anda semakin bersemangat dalam beraktivitas.

Jangan Pernah Berhenti Belajar

Kebiasaan orang sukses berikutnya yang juga perlu Anda terapkan adalah tidak pernah berhenti belajar. 

Proses pembelajaran yang dimaksud di sini tidak hanya dalam bentuk sekolah, tetapi dilakukan kapan pun, di mana pun, dan dari mana pun. Jadi proses pembelajaran dilakukan di semua tempat. Semakin sering Anda belajar, Anda akan semakin pintar dan lebih berwawasan.


Share:

Tips Pengepakan Untuk Mencegah Kelebihan Bagasi Pesawat

Anda sudah tahu kalau fasilitas bagasi pesawat di sejumlah maskapai tidak lagi gratis, bukan? Padahal, Anda sudah terbiasa bepergian dengan membawa banyak barang. Jika kebiasaan ini dipertahankan, Anda mungkin akan membayar bagasi dengan harga tinggi.

Karena perubahan adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk bertahan hidup, tidak ada salahnya untuk mengubah kebiasaan membawa banyak barang saat berpergian. Lagipula, siapa yang tidak ingin bepergian dengan mudah dan nyaman dengan barang bawaan yang sedikit.

Di bawah ini adalah sejumlah tip mengemas agar Anda lebih berhemat, membawa barang dengan lebih efektif, dan tentu saja menghindari menghabiskan banyak uang untuk bagasi pesawat.

Pentingnya memilih tas untuk dibawa

Pilih koper atau ransel? Asumsinya, apa yang masuk ke dalam tas ransel dianggap lebih ringan dari koper, bukan? Toh, menggunakan koper biasanya membuat pemiliknya grogi untuk memasukkan banyak barang ke dalamnya.

Keuntungan lain menggunakan tas punggung adalah Anda bisa bergerak jauh lebih leluasa daripada harus membawa koper. Mengejar kereta, bus, atau berlari dari satu terminal ke terminal lainnya di bandara pasti akan jauh lebih mudah jika Anda membawa ransel daripada koper.

Memilih pakaian yang tepat

Dalam tips mengemas ini, Anda perlu memperhatikan waktu dan momen perjalanan Anda.  Namun, terlepas dari kondisinya, setiap wisatawan harus mengetahui formula 5-4-3-2-1 dalam memilih pakaian untuk persiapan perjalanan Anda. Rumusnya adalah membatasi perjalanan pendek Anda menjadi lima pakaian dalam, empat atasan (kaos atau kemeja), tiga bawahan (celana panjang dan pendek), dua pasang sepatu dan satu topi. Formula ini fleksibel, disesuaikan dengan kebutuhan Anda, seperti memasukkan baju renang, jaket atau yang lainnya.

Tips lain yang tidak boleh Anda lewatkan adalah memilih pakaian yang berwarna netral. Alasannya karena mudah di padu padankan, jadi tidak perlu membawa pakaian terlalu banyak. Juga, penting untuk tidak melipat pakaian. Pakaian bisa digulung dan terbukti menghemat tempat di tas Anda. Mau tutorial tentang melinting baju, cek di YouTube, ya!


Share:

Terkini

Label